Macam Macam Kelebihan Dan Kekurangan Bahan Sepatu

Monday, November 19th 2012.

Spesifikasi Sepatu Safety

Diantara produk sepatu safety yang beredar di pasaran, banyak sekali kita temui berbagai bentuk model sepatu safety dari berbagai bahan baku yang dipakai. Dari bahan upper cap yang dari kulit sapi asli maupun yang sintetis serta mitasi, dan sole dari bahan rubber/karet, PU (polyrethine),TPR atau PVC semua ada di pasaran. Disamping model & bahan, juga ada berbagai teknik dalam proses produksinya, baik yang skala manual, semi manual & automatis proses produksi pake mesin. Semuanya mempunya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari setiap sepatu safety sesuai dengan bahan baku dan proses produksinya.

Bahan upper cap yang paling bagus adalah memakai bahan kulit asli, karena lebih kuat dan tahan lama dibanding bahan elastis ataupun mitasi yang cepat sobek ataupun koyak .

Untuk solenya sendiri dari beberapa bahan mempunyai kelebihan masing-masing.

  1. Rubber sole :

Kelebihanya : kuat dan lebih lentur dibanding bahan yg lain, dan biasanya samping sole ditambah jahitan disamping dilem dan dipress. Dan sole berbahan rubber ini tidak ada expirednya

Kekuranganya : lebih licin dibandingkan sole bahan lain dan lebih berat.

  1. PU (polyrethine)

Kelebihannya : tahan terhadap minyak (oil resistant),ada anti slip & lebih ringan

Kekurangannya : memepunyai expired date jika sole lama tidak dipakai maka akan mudah hancur, bahkan bisa hancur sendiri seperti sebuah roti kalo dibiarkan lama, harganya lebih mahal dibanding sole dari bahan lain

  1. TPR (Thermo Plastic Rubber ):

sole dengan bahan ini adalah campuran dari plastik dan rubber

Kelebihan : ringan, lebih keset jika dipakai tempat yang ada air misalkan di kitchen

Kekurangan : kurang elastis

  1. PVC (Polyvinyl Chloride )

Terbuat dari lebih banyak bahan plastik dan sedikit karet

Kelebihan : sole lebih ringan & keras

Kekurangan : licin dan kurang elastis

Adapun beberapa proses yang berbeda2 dari setiap sepatu safety yang paling bagus adalah proses dengan menggunakan mesin secara automatis, seperti pemotongan kulit,assembly sole dengan injection atau moulding karena lebih rekat & tahan air Cuma ongkos produksi untuk pengadaan mesin sangat mahal sehingga harga jual sepatu jauh lebih mahal dibandingkan dengan semi auto ataupun manual. Dan biasanya di assembly sole tidak ada tambahan jahitan sehingga rentan solenya cepat lepas.

Sedangkan kelebihan dari manual / handmade adalah hasil produknya bisa lebih kuat tergantung dari cara memprosesnya, contohnya assembly sole yang dilem, dipress dan ditambah jahitan sehingga akan lebih kuat, sedang kekuarangannya, design yang kaku atau tidak fashionable dan hasil pengerjaan sedikit kasar karena pemotongan kulit dan proses lainya dilakukan secara manual. Dan untuk jahitan sole kelemahanya jika terlalu lama dikubangan air maka air akan meresan kedalam melalui pori2 jahitan.

Itulah sedikit gambaran kekurangan dan kelebihan masing-masing jenis sepatu safety